Minggu, 01 April 2018

Masalah Trawl, pemrov mengantikan bantuan sembako



Perwakilan Nelayan Trawl Bengkulu, Andi Ahmad Abdilah

BENGKULU, SH – Perwakilan Nelayan Tradisonal dan Nelayan Pulau Baai, Senin siang (26/03/18) kembali mendatangi kantor Gubernur Bengkulu, terkait mempertanyakan kembali masalah trawl kepada Pemprov Bengkulu, dimana trawl tidak boleh digunakan untuk menangkap ikan.

Terkait masalah tersebut perwakilan trawl Bengkulu mengadakan negosiasi dengan Plt Gubernur Bengkulu, Plt Kadis Kelautan dan Perikanan Provinsi Bengkulu, Kapolda Bengkulu dan Korem Gamas 145 dengan mengadakan pertemuan secara tertutup dengan para perwakilan nelayan secara tertutup untuk media di ruangan gubernur.

Dari hasil negosiasi nelayan dengan Pemprov Bengkulu, menyimpulkan bahwa nelayan trawl tetap tidak bisa digunakan, tetapi pemerintah akan memberikan bantuan Sembako, terutama beras dari Bulog yang berjumlah 4-5 ton.

Perwakilan Nelayan Trawl Bengkulu, Andi Ahmad Abdilah mengatakan, pihaknya sudah bernegosiasi dengan Pemprov Bengkulu. "Dimana sebelum alat tangkap pengganti trawl, para nelayan trawl akan mendapatkan sembako dari pemerintah terutama bahan pokok yaitu beras.

"Kami nelayan trawl menunggu alat ganti tangkap, dan kami siap mengikuti peraturan pemerintah yang telah ditentukan," tutur Andi.

Sementara itu, Plt Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah mengatakan, Pemprov akan menyiapkan kebutuhan sembako untuk nelayan trawl, sampai alat tangkap pengganti datang.

“Sembako ini akan dibagikan per keluarga, dan yang pokok yaitu beras  dari Bulog sebanyak 4-5 ton,” tutup Rohidin. (vvy) 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar