BENGKULU, SH - Pemerintah Provinsi
(Pemprov) Bengkulu saat ini terus mendorong tumbuhnya Badan Usaha Milik Desa
(BUMDes) sebagai peluang pengembangan dan pengelolaan ekonomi produktif untuk
masyarakat dan juga untuk meningkatkan kreatifitas serta penyerapan tenaga
kerja.
Asisten
I Pemprov Bengkulu Hamka Sabri mengungkapkan, BUMDes diharapkan bisa mejadi
media strategis untuk melayani masyarakat desa dalam mengembangkan usaha
produktif, sesuai potensi yang ada.
"Kita
harapkan sebagai usaha desa yang di dorong program Pemerintah, BUMDes mampu
memaksimalkan potensi masyarakat desa, baik potensi Sumber Daya Alam (SDA),
Sumber Daya Manusia (SDM) maupun sumber daya ekonomi," ujar Hamka Senin
siang (26/3/18).
Partisipasi
masyarakat desa diharapkan menjadi dasar utama dalam inisiasi BUMDes. Sedangkan
Pemerintah Daerah mendorong sebagai intervensi pembangunan daerah secara umum
agar bisa semakin maju.
"Penggunaan
dana desa diharapkan bisa untuk membentuk BUMDes ynag produktif yang kreatif
dan bisa menyerap tenaga kerja agar bisa sama-sama memajukan ekonomi desa lebih
baik," tutup Hamka.
Sementara
itu, Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Provinsi Bengkulu
Ardiles Nur menjelaskan, BUMDes merupakan salah satu prioritas penggunaan Dana
Desa 2018 sesuai dengan Permendesa nomor 19 tahun 2017 berisi Prioritas
Penggunaan Dana Desa 2018 yang diutamakan untuk 4 Program Unggulan Kemendesa.
"Sesuai
aturan, Dana desa harus digunakan untuk kegiatan produktif pdofuk unggulan Desa
atau kawasan perdesaan, embung, dan Sarana Olahraga Desa, kemudian BUMDes,'
ungkap Ardiles.
Di
Bengkulu juga terdapat cikal bakal BUMDes Bersama. Selain pada wilayah 7
kampung nelayan se-Provinsi Bengkulu, juga pada wilayah Agro Minapolitan di
Bengkulu Utara.
"Untuk
pelaksanaannya antar desa bermufakat dan ditargetkan setidaknya 50-60 BUMDes
terbentuk," lanjut Ardiles.
Terakhir
dirinya menilai banyaknya BUMDes yang terbentuk nantinya akan berdampak positif
bagi masyarakat desa sehingga dapat memberikan kemajuan bagi ekonomi masyarakat
desa diantaranya dengan banyak menyerap tenaga kerja.
"Kemajuan
ekonomi masyarakat desa dapat dicapai dengan memaksimalkan pengelolaan BUMDes
dengan baik dan produktif dengan memberdayakan warga sekitar," tutup
Ardiles.(Frj)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar