Minggu, 01 April 2018

Dorong Bumdes Kembangkan Potensi Desa



BENGKULU, SH - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu saat ini terus mendorong tumbuhnya Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai peluang pengembangan dan pengelolaan ekonomi produktif untuk masyarakat dan juga untuk meningkatkan kreatifitas serta penyerapan tenaga kerja.

Asisten I Pemprov Bengkulu Hamka Sabri mengungkapkan, BUMDes diharapkan bisa mejadi media strategis untuk melayani masyarakat desa dalam mengembangkan usaha produktif, sesuai potensi yang ada.

"Kita harapkan sebagai usaha desa yang di dorong program Pemerintah, BUMDes mampu memaksimalkan potensi masyarakat desa, baik potensi Sumber Daya Alam (SDA), Sumber Daya Manusia (SDM) maupun sumber daya ekonomi," ujar Hamka Senin siang (26/3/18).

Partisipasi masyarakat desa diharapkan menjadi dasar utama dalam inisiasi BUMDes. Sedangkan Pemerintah Daerah mendorong sebagai intervensi pembangunan daerah secara umum agar bisa semakin maju.

"Penggunaan dana desa diharapkan bisa untuk membentuk BUMDes ynag produktif yang kreatif dan bisa menyerap tenaga kerja agar bisa sama-sama memajukan ekonomi desa lebih baik," tutup Hamka.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Provinsi Bengkulu Ardiles Nur menjelaskan, BUMDes merupakan salah satu prioritas penggunaan Dana Desa 2018 sesuai dengan Permendesa nomor 19 tahun 2017 berisi Prioritas Penggunaan Dana Desa 2018 yang diutamakan untuk 4 Program Unggulan Kemendesa.

"Sesuai aturan, Dana desa harus digunakan untuk kegiatan produktif pdofuk unggulan Desa atau kawasan perdesaan, embung, dan Sarana Olahraga Desa, kemudian BUMDes,' ungkap Ardiles.

Di Bengkulu juga terdapat cikal bakal BUMDes Bersama. Selain pada wilayah 7 kampung nelayan se-Provinsi Bengkulu, juga pada wilayah Agro Minapolitan di Bengkulu Utara.

"Untuk pelaksanaannya antar desa bermufakat dan ditargetkan setidaknya 50-60 BUMDes terbentuk," lanjut Ardiles.

Terakhir dirinya menilai banyaknya BUMDes yang terbentuk nantinya akan berdampak positif bagi masyarakat desa sehingga dapat memberikan kemajuan bagi ekonomi masyarakat desa diantaranya dengan banyak menyerap tenaga kerja.

"Kemajuan ekonomi masyarakat desa dapat dicapai dengan memaksimalkan pengelolaan BUMDes dengan baik dan produktif dengan memberdayakan warga sekitar," tutup Ardiles.(Frj)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar