Dua pelaku jambret
berinisial RB dan DK warga Lintang, meringis kesakitan setelah mendapat hadiah
timah panas dari tim opsnal Polres Bengkulu, Rabu (28/03/18) sore
BENGKULU, SH – Dua pelaku jambret berinisial RB dan DK warga Lintang, meringis kesakitan setelah mendapat hadiah timah panas dari tim opsnal Polres Bengkulu, Rabu (28/03/18) sore. Tindakan tegas dan terukur terpaksa dilakukan aparat kepolisian untuk menghentikan dua pelaku, karena mereka berusaha melarikan diri setelah melakukan aksi jambret terhadap dua orang perempuan mahasiswi UMB asal Mukomuko di Jalan Merapi Raya Kelurahan Sawah Lebar. Sebelum dilumpuhkan, antara polisi dan pelaku terlibat aksi kejar-kejaran dari kawasan Sawah Lebar sampai di sekitaran Kembang Seri, Kabupaten Bengkulu Tengah.
“Dua pelaku terpaksa kita lumpuhkan karena melarikan diri
setelah melakukan aksi jambret,” jelas Kasat Reskrim, AKP Indramawan Kusuma
Trisna SIK.
sepeda motor Yamaha
Vixion yang digunakan untuk menjambret
Dua pelaku jambret yang tinggal disekitaran Sawah Lebar menjambret dompet milik dua orang mahasiswi UMB asal Mukomuko yang berisi uang tunai dan perhiasan emas. Setelah menjambret, korban melakukan pengejaran. Kebetulan saat itu ada anggota Polres Bengkulu sedang patroli dan melihat kejadian tersebut. Anggota polisi langsung mengejar pelaku, sempat ditembak disekitaran Jalan Danau, tetapi pelaku tidak berhenti, malah semakin cepat memacu sepeda motor Yamaha Vixion yang digunakan untuk menjambret. Sampai akhirnya pelaku menyerah saat sampai disekitaran Kembang Seri. Setelah dilumpuhkan, polisi menyita satu buah senjata tajam jenis pisau yang digunakan untuk melakukan aksi jambret.
Polisi masih
menyelidiki apakah pelaku sering melakukan jambret dibeberapa TKP. Sebab tidak
menutup kemungkinan pelaku terlibat dibanyak TKP.
“Setelah dilumpuhkan, kita bawa ke rumah sakit bhayangkara untuk
dirawat. Kita akan minta keterangan dari pelaku untuk keperluan penyelidikan
yang lebih lanjut,” pungkas Kasat Reskrim.(pau)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar