KEPAHIANG, SH - Pemerintah
Kabupaten Kepahiang telah menyiapkan
lahan kurang lebih seluas 35 hektar area (HA) untuk pengembangan komoditas
pertanian berupa bawang putih. Hal itu guna mendukung target swasembada bawang
putih yang dicanangkan oleh Dirjen Holtikultura Kementan RI. Kadis Pertanian
Kepahiang Hernawan S.Pkp pada sosialisasi di Aula dinas pertanian setempat
mengatakan, lahan tersebut untuk sementara ini difokuskan di dua kecamatan
yakni, Bermani Ilir dan Kebawetan. "Untuk pendistribusiannya melalui
kelompok tani binaan kita," kata Hernawan.
Hermawan
menambahkan, pada tahun 2017 lalu, pihaknya telah meluncurkan bantuan
pengembangan bawang merah kepada kelompok tani setempat. Terbukti tahun ini
hasil dari para petani tersebut dapat memenuhi persediaan sebesar 50 persen. "Sedangkan
di tahun 2017 lalu, kita hanya mencapai angka 16 persen dari total kebutuhan
bawang merah di kabupaten kepahiang," papar Hernawan. Program tersebut
tentunya mendapat sambutan yang sangat baik dari para petani di daerah yang
berhawa sejuk itu. Salah seorang petani dari desa Embong Sido Kecamatan Bermani
Ilir, Mujiono mengakui dirinya sangat tertarik terhadap program yang
diluncurkan oleh Dinas pertanian setempat. "Saya tertarik menanam bawang
merah ini karena pasa panennya hanya dua bulan, dari bibit 1 kg pada masa panen
bisa mencapai 4 kg. Jika luas lahan 1 hektar kami bisa panen mencapai 700 kg,
dengan harga jual di pasaran Rp. 30.000 per-kg," tutup Mujiono. (Hri)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar