Senin, 12 Maret 2018

PMII Gelar Demonstrasi, Tolak Pengesahan MD3


// 3 demonstran Di Amankan

 
Aksi mahasiswa yang tergabung dalam PMII, menolak pengesahan UU MD3

BENGKULU,SH – Menanggapi tentang pengesahan revisi Undang-undang No. 17 tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD (UU MD3) yang telah disahkan dalam rapat Paripurna DPR RI pada hari Senin, (14/02/18) yang lalu, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Provinsi Bengkulu untuk menolak hasil revisi UU MD3 tersebut, Senin,(05/03/18).
Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam PMII ini, menuntut agar UU MD3 tidak disahkan alias jangan sampai ditandatangani oleh Presiden Jokowidodo, sebab dalam UU MD3 tersebut terdapat pasal 122 huruf K yang berbunyi, bahwa Majelis Kehormatan Dewan (MKD) berhak mengambil langkah hukum atau langkah lain kepada orang perseorangan atau kelompok orang dan atau badan hukum yang merendahkan kehormatan DPR dan anggota DPR.
Koordinator Lapangan (Korlap) Aan Padri menyatakan secara tegas bersama kawan-kawan tergabung dalam PMII mendesak presiden Jokowidoso untuk tidak mengesahkan Undang-undang tersebut, karena menurutnya itu akan membuat badan legislatif tidak dapat untuk dikritik.
“Jika melihat isi dari UU tersebut, maka sudah dipastikan bahwa lembaga ini tidak dapat untuk dikritik,”tegas Aan.
Selain itu masa berpendapat, jika pengesahan hasil revisi UU tersebut akan berdampak buruk untuk kedepannya.
 “Kami mendesak untuk anggota DPRD Provinsi Bengkulu turun dan dengarkan aspirasi kami, kami juga meminta agar Presiden Joko Widodo tidak mengesahkan revisi UU MD3,” tuntutnya.
Sempat Ricuh, 3 Orang diamankan aksi ini sempat diwarnai dengan kericuhan, lantaran rombongan masa mencoba untuk menerobos paksa blokade yang dilakukan oleh jajaran kepolisian untuk memaksa masuk kedalam gedung DPRD Provinsi Bengkulu.  Menanggapi situasi tersebut, pihak kepolisian langsung mengamankan 3 orang peserta aksi.

“Jangan hanya duduk manis dikursi anda, silahkan turun dan temui kami disini dengarkan aspirasi kami,”.pungkas Aan.(pau)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar