Komisi
XI DPR RI: Rai Wijaya, Indah Kurnia, Eva Kusuma Sundari, Marsiaman Saragih,
Syaiful Rasyid, Sumail Abdullah dan Anarulita Muchtar
BENGKULU, SH - Sebanyak 7 orang anggota Komisi XI DPR RI, Jum’at
pagi (2/2/18) mengadakan kunjungan kerja
spesifik dalam masa sidang III tahun 2017-2018. 7 orang anggota Komisi XI DPR
RI yang melakukan Kunker ke Bengkulu adalah Rai Wijaya, Indah Kurnia, Eva
Kusuma Sundari, Marsiaman Saragih, Syaiful Rasyid, Sumail Abdullah dan
Anarulita Muchtar yang juga merupakan anggota Komisi XI DPR RI Dapil Provinsi
Bengkulu.
Kunjungan kerja spesifik ini dilakukan antara
Komisi XI yang membidangi masalah ekonomi dengan instansi terkait yang ada di
Bengkulu, seperti Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Badan
Pusat Statistik (BPS), dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu. “Kita ingin mencari formula yang tepat,
untuk membantu Provinsi Bengkulu keluar dari ketertinggalan. Disini ada BI,
OJK, BPS & Pemprov yang kami rasa sudah merangkum kesemuanya. Hasil dari
ini semua nanti akan kami lanjutkan di rapat Komisi & akan disampaikan
dalam hasil Kunker saat Paripurna DPR RI,”, kata Anggota DPR RI Anarulita
Muchtar yang berasal dari Dapil Bengkulu.
Sementara, Kepala BPS Provinsi Bengkulu Dyah Anugrah
Kuswardani menuturkan, dirinya secara pribadi tidak menampik bahwa Provinsi
Bengkulu merupakan Provinsi yang paling tertinggal di Sumatera. Namun melihat
laju pertumbuhan yang ada, dirinya optimis Pemerintah Provinsi Bengkulu dibawah
kepemimpinan Plt Gubernur Rohidin Mersyah, dapat bangkit dari ketertinggalan
ini. “Mari bersama-sama membangun
Negeri,”, tegas Dyah. Kedatangan para anggota
Komisi XI DPR RI ini sengaja dilakukan guna melihat pertumbuhan ekonomi
Provinsi Bengkulu yang diketahui masuk dalam kategori lambat. Menurut data yang
ada, perlambatan pertumbuhan ekonomi terjadi dikalangan masyarakat ekonomi
kebawah.
// DISPAR: Spot Baru Akan Jadi Unggulan
Kepala
Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu, Yudi Satria
Sementara itu, masih soal persiapan menyongsong Wonderfull 2020, Kepala Dinas
Pariwisata Provinsi Bengkulu, Yudi Satria mengatakan, dari lima Kabupaten
dan satu Kota di Provinsi Bengkulu semuanya mempunyai keunggulan masing-masing
dalam segi pariwisatanya.
Seperti Kabupaten halnya kabupaten Kepahiang
punya kebun Teh Kabawetan, Lebong punya Arum Jeram, Curup punya Taman Bunga,
dan masih banyak lagi spot-spot yang bagus dan layak menjadi icon
tersendiri dari setiap daerah. ”Dari lima kabupaten dan satu
kota, semuanya mempunyai keunggulan objek wisata masing-masing. Tinggal
lagi kita yang harus merawat dan menjaga semuanya. Dinas Pariwisata apa yang
bisa dibantu pasti bisa kami bantu, karena itu tugas dan tanggung jawab kita
bersama,” ujar Yudi Satria pada Referensi publik,” Rabu pagi (8/2/18).
Ditambahkan Yudi, sinergi dan kerjasama
Pemprov maupun Pemkot itu harus terjalin dengan baik. “Plt. Gubernur
Bengkulu H. Rohidin Mersyah dengan
kami juga saling membantu dan berkoordinasi terhadap masalah, serta menampung
keluhan dari masyarakat kita,” tegas Yudi. Menurut Yudi, masalah view tower
yang sudah lama tak difungsiklan bahkan terancam rusak karena sudah lama
terbengkalai, insyaallah tahun ini akan direnavosi dengan baik. Sebelum
festival Tabut 2018 direncanakan selesai perbaikannya, karena itu juga sebagai
icon Kota Bengkulu.
Untuk diketahui, seluruh spot-spot utama yang
di Kota Bengkulu saat ini seperti, Pantai Panjang, Benteng Marlborough, rumah
Pengasingan Bung Karno, Rumah Fatmawati, Hutan Mangrove dan masih banyak lagi
akan jadi modal utama pameran ke mata dunia dalam tajuk Wonderfull Bengkulu 2020. Karena bukan hanya pengunjung
mancanegara saja yang datang ke Bengkulu, tapi lokal juga datang kesini
melihat wisata terbaik di Bengkulu,“, tutup Yudi.(Frj)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar