Minggu, 11 Februari 2018

Pantau Wonderfull 2020, DPR RI ‘Blusukan’ Ke Bengkulu

Komisi XI DPR RI: Rai Wijaya, Indah Kurnia, Eva Kusuma Sundari, Marsiaman Saragih, Syaiful Rasyid, Sumail Abdullah dan Anarulita Muchtar

BENGKULU, SH - Sebanyak 7 orang anggota Komisi XI DPR RI, Jum’at pagi  (2/2/18) mengadakan kunjungan kerja spesifik dalam masa sidang III tahun 2017-2018. 7 orang anggota Komisi XI DPR RI yang melakukan Kunker ke Bengkulu adalah Rai Wijaya, Indah Kurnia, Eva Kusuma Sundari, Marsiaman Saragih, Syaiful Rasyid, Sumail Abdullah dan Anarulita Muchtar yang juga merupakan anggota Komisi XI DPR RI Dapil Provinsi Bengkulu.

Kunjungan kerja spesifik ini dilakukan antara Komisi XI yang membidangi masalah ekonomi dengan instansi terkait yang ada di Bengkulu, seperti Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Badan Pusat Statistik (BPS), dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu. “Kita ingin mencari formula yang tepat, untuk membantu Provinsi Bengkulu keluar dari ketertinggalan. Disini ada BI, OJK, BPS & Pemprov yang kami rasa sudah merangkum kesemuanya. Hasil dari ini semua nanti akan kami lanjutkan di rapat Komisi & akan disampaikan dalam hasil Kunker saat Paripurna DPR RI,”, kata Anggota DPR RI Anarulita Muchtar yang berasal dari Dapil Bengkulu.

Sementara, Kepala BPS Provinsi Bengkulu Dyah Anugrah Kuswardani menuturkan, dirinya secara pribadi tidak menampik bahwa Provinsi Bengkulu merupakan Provinsi yang paling tertinggal di Sumatera. Namun melihat laju pertumbuhan yang ada, dirinya optimis Pemerintah Provinsi Bengkulu dibawah kepemimpinan Plt Gubernur Rohidin Mersyah, dapat bangkit dari ketertinggalan ini. “Mari bersama-sama membangun Negeri,”, tegas Dyah. Kedatangan para anggota Komisi XI DPR RI ini sengaja dilakukan guna melihat pertumbuhan ekonomi Provinsi Bengkulu yang diketahui masuk dalam kategori lambat. Menurut data yang ada, perlambatan pertumbuhan ekonomi terjadi dikalangan masyarakat ekonomi kebawah.

// DISPAR: Spot Baru Akan Jadi Unggulan

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu, Yudi Satria 

Sementara itu, masih soal persiapan menyongsong Wonderfull 2020, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu, Yudi Satria  mengatakan, dari lima Kabupaten dan satu Kota di Provinsi Bengkulu semuanya mempunyai keunggulan masing-masing dalam segi pariwisatanya.

Seperti Kabupaten halnya kabupaten Kepahiang punya kebun Teh Kabawetan, Lebong punya Arum Jeram, Curup punya Taman Bunga,  dan masih banyak lagi spot-spot yang bagus dan layak menjadi icon tersendiri dari setiap daerah. ”Dari lima kabupaten dan satu kota, semuanya mempunyai keunggulan objek wisata masing-masing. Tinggal lagi kita yang harus merawat dan menjaga semuanya. Dinas Pariwisata apa yang bisa dibantu pasti bisa kami bantu, karena itu tugas dan tanggung jawab kita bersama,” ujar Yudi Satria pada Referensi publik,” Rabu pagi (8/2/18).

Ditambahkan Yudi, sinergi dan kerjasama Pemprov maupun Pemkot itu harus terjalin dengan baik. “Plt. Gubernur  Bengkulu  H. Rohidin Mersyah dengan kami juga saling membantu dan berkoordinasi terhadap masalah, serta menampung keluhan dari masyarakat kita,” tegas Yudi. Menurut Yudi, masalah view tower yang sudah lama tak difungsiklan bahkan terancam rusak karena sudah lama terbengkalai, insyaallah tahun ini akan direnavosi dengan baik. Sebelum festival Tabut 2018 direncanakan selesai perbaikannya, karena itu juga sebagai icon Kota Bengkulu.



Untuk diketahui, seluruh spot-spot utama yang di Kota Bengkulu saat ini seperti, Pantai Panjang, Benteng Marlborough, rumah Pengasingan Bung Karno, Rumah Fatmawati, Hutan Mangrove dan masih banyak lagi akan jadi modal utama pameran ke mata dunia dalam tajuk Wonderfull Bengkulu 2020. Karena bukan hanya pengunjung  mancanegara saja yang datang ke Bengkulu, tapi lokal juga datang kesini melihat wisata terbaik di Bengkulu,“, tutup Yudi.(Frj)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar