Ilustrasi Beda Rumah
BENGKULU
SELATAN SH, Kepala
Dinas Perumahan dan Pemukiman Kabupaten Bengkulu Selatan, Ir Silustero, melalui
Kabid Perumahan, Teddy Setiawan, ST mengatakan, untuk ditahun 2018 ini sebanyak
887 unit rumah yang tidak layak di huni akan menerima Bantuan Stimulan
Perumahan Swadaya (BSPS).
Adapun
sumber dana berasal dari APBD dan APBN Provinsi serta Dak Reguler Kabupaten
Bengkulu Selatan (BS). Untuk DAK (Dana Alokasi Khusus) sebanyak 493 unit rumah,
yang tersebar di 5 Kecamatan, yaitu Kecamatan Air Nipis hanya desa Suka Bandung
sebanayk 17 unit. Sedangkan untuk Kecamatan Seginim 155 unit yakni, Desa Muara
Pulutan 26 unit, Pasar baru 26 unit, Babatan Ulu 34 unit, Dusun Tengah 44 unit
dan Dusun baru 25 unit, jelas Teddy.
Untuk
diketahui, di Kecamatan Manna totalnya 30 unit, yakni Desa Ketaping 14 unit,
Terulung 3 unit, Lubuk Sirih Ilir 5 unit, Tanjung Raman 3 unit, Kota padang 2
unit serta Desa Melao 3 unit. Untuk Kecamatan Pino 173 unit, yaitu Desa Batu
Bandung 36 unit, Desa Ulak Lebar 15 unit, Masat 34 unit, Kota Bumi 37 unit dan
Desa Padang Lebar 51 unit. Sementara untuk Kecamatan Ulu Manna lanjut Teddy,
yakni sebanyak 118 unit,yang tersebar di desa Lubuk Tapi 42 Unit dan Desa
Kayu Ajaran 76 unit, ujarnya.
Kabid
Perumahan menambahkan, untuk BSPS yang berasal dari dana APBD Provinsi sebanyak
94 unit, namun untuk penerima yang bersumber dari APBD Provinsi ini belum tahu
pasti. Tapi kalau BSPS yang dananya bersumber dari APBN Provinsi itu sebanyak
300 unit yang tersebar di 3 Kecamatan, yaitu Kecamatan Pino Raya, Kedurang dan
Kedurang Ilir (KDI), paparnya.
“Saat
ini masih dalam proses tahap perekrutan tenaga Pasilitator, selanjutnya akan di
lakukan verifikasi data lapangan. Untuk pelaksanaannya diperkirakan bulan April
sudah berjalan,” tutupnya.(Jan)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar