![]() |
| Ilustrasi. (foto Antarabengkulu.com/Nur Muhammad) |
BENGKULU, SH –
Petugas PT Pertamina Terminal Pulau Baii minta masyarakat Bengkulu dapat segera
melaporkan dugaan kecurangan dalam penyaluran bahan bakar elpiji ukuran 3
kilogram di tingkat pangkalan di Kota Bengkulu.
"Bukan
langka hanya saja sulit ditemukan di warung-warung. Hal itu terjadi
karena sebenarnya kalau dulu mungkin masih ada mengecer ke warung cuma sekarang
itu peraturan nya sudah tidak boleh lagi mengecer ke warung,” kata Sales
Representative Pertamina Terminal Pulau Baai, Dio Mahardika di Bengkulu, Jumat siang
(16/11/18)
Dio
menambahkan, masyarakat seharusnya dapat membeli gas bersubsidi tersebut di
pangkalan. Terkait keluhan masyarakat, pembelian gas di pangkalan mewajibkan
membawa kartu keluarga, merupakan inisiatif dari pangkalan itu sendiri.
Penggunaan
kartu keluarga tersebut bertujuan untuk mengetahui pembeli merupakan warga yang
tinggal di sekitar pangkalan. Jika masyarakat menemukan pangkalan gas
yang curang dapat dilaporkan ke agen pangkalan tersebut dengan membawa barang
bukti seperti foto dan video.
Foto dan video tersebut boleh diberikan kepada pihak agen atau ke Pertamina langsung untuk segera ditindaklanjuti. Mengenai sanksi untuk pangkalan yang ketahuan melakukan kecurangan seperti menjual bahan bakar ke masyarakat yang mampu dapat dikenakan pemutusan hubungan kerja sama dan kontrak agen ke pangkalannya.
Foto dan video tersebut boleh diberikan kepada pihak agen atau ke Pertamina langsung untuk segera ditindaklanjuti. Mengenai sanksi untuk pangkalan yang ketahuan melakukan kecurangan seperti menjual bahan bakar ke masyarakat yang mampu dapat dikenakan pemutusan hubungan kerja sama dan kontrak agen ke pangkalannya.
Untuk
diketahui bersama, sendiri sudah
menentukan harga eceran tertinggi gas 3 kg yaitu Rp16.500 per tabung. Dengan
HET itu warga yang kurang mampu tidak dirugikan.
“Sebenarnya masyarakat tidak dianjurkan lagi untuk membeli bahan bakar gas elpiji ukuran 3kg di eceran melainkan bisa membeli di pangkalan langsung,” tutupnya.(frj)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar