BENGKULU SELATAN, SH - SMA Negeri 10 Bengkulu Selatan yang
berada di Desa Padang Jawi kecamatan Bunga Mas Kabupaten Bengkulu Selatan
yang di pimpin oleh Kepala sekolah Asuan mulai berdiri pada tahun 2015 yang
lalu. SMA Negeri 10 ini memang lumayan jauh dari jalan lintas dan
keramaian serta pemukiman masyarakat, namun kondisi Sekolah ini cukuplah
memperihatinkan. Dimana tenaga guru pengajar yang telah berstatus PNS cuman
memiliki 7 orang, Guru honorer 8 orang. Sekolah ini tanpa staf tata usaha
mereka harus berjuang mendidik anak didiknya sebaik mungkin dengan fasilitas -
fasilitas yang minim juga.
Keadaan yang
memperihatinkan ini di perburuk lagi dengan keadaan sarana prasarana yang
memeng sangat terbatas, bahkan moleh dikatakan sangat kurang. Asuan juga
menjelaskan bahwa mereka sangat kekurangan Guru tenaga pendidik hal ini dapat
dibuktikan dengan beberapa bidang studi yang kurang di sekolah SMA Negri 10 ini
Guru Agama Islam, Guru bahasa Inggris, Guru matematika, Guru sejarah, Guru
sosiologi, Guru kesenian, Guru prakarya / kewira usahaan, tutur Asuan.
Saat ini
siswa siswi anak didik di sekolah ini dari kelas 10 sampai dengan kelas 12
hanya berjumlah 47 orang, maka dengan kondisi segala kekurangan ini Kami
berharap kepada pihak Dinas terkait agar kiranya dapat memperhatikan Sekolah
ini sebab dengan segala keterbatasan ini para anak didik juga akan enggan
menuntut ilmu di SMA 10 ini walaupun jarak tempuh kerumahnya masing - masing
lebih dekat.
Demikian juga
dengan penerimaan yang memang dilakukan dengan sistim rayon kami berharap agar
benar benar di terapkan, sehingga kami juga mendapatkan anak didik yang lebih
banyak untuk penerimaan tahun ajaran baru nanti. Asuan juga menambahkan bahwa
minat anak anak didik untuk bersekolah SMA Negeri 10 ini selain karena tidak
berjalannya sistim rayon sesuai program yang kurang tepat, di perburuk juga
karena posisi sekolah ini yang luman jauh masuk ke dalam ditambah dengan
minimnya fasilitas yang dimiliki Sekolah. SMA Negeri 10 ini memang
mempunyai ruangan labolatarium biologi, akan tetapi peralatannya tidak
ada, demikian juga dengan labolatarium bahasa, labolatarium komputer jangankan
peralatan ruangan juga kami tidak punya, tegas Asuan dengan sedikit rasa kesal.
Oleh sebab
itu saya sebagai kepala Sekolah yang mewakili seluruh tenaga pendidik dan para
anak didik SMA Negeri 10 Bengkulu Selatan mengharapkan agar sekolah kami dapat
lebih diperhatikan lagi kedepannya, sebab dengan segala kekurangan ini sudah
hampir dipastikan tidak akan dapat melaksanakan proses belajar mengajar dengan
sempurna dan semaksimal mungkin. Apabila kedepannya memang dilakukan pembenahan
maka Asuan berkeyakinan minat anak didik baru nantinya akan meningkat dibanding
sebelum sebelumnya, demikian juga dengan pembenahan sistem rayon sebab siswa
siswi yang lulus dari SMP Negri 10 adalah satu satunya sekolah yang masuk rayon
kami yang dapat melanjutkan Sekolahnya di SMA Negeri 10 ini. Oleh sebab itu
besar harapan kami kiranya Dinas terkait agar dapat memanfaatkan sistim rayon
yang di gunakan saat ini demi peningkatan SMA 10. kami juga berharap besar
Kepada Dinas pendidikan agar fasilitas, sarana dan prasarana kami kiranya
diperhatikan kelengkapannya, serta penambahan Guru pendidik yang memang masih jauh
dari sekedar kata cukup, tutup Asuan dengan penuh harapan. (Jan)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar