BENGKULU,
SH – Perwakilan Relawan Muda
yang di naungi Aksi Cepat Tanggap ACT- MRI Wilayah Bengkulu Deagita Randa
Putra, Deby Saputra, Azim Hardiyanto berangkat menuju Palu-Sigi-Donggala dengan
menggunakan Kapal Kemanusiaan ACT untuk menjalankan kewajiban Kemanusiaan,
untuk menyalurkan amanah-amanah dari para donatur, untuk bersama-sama
meringankan beban Korban Gempa dan Sunami di Sulawesi Tengah, Senin (15/10/18).
Dalam
tuturnya relawan MRI dari Bengkulu Deby Saputra mengatakan, sangat senang
karena bisa membantu korban bencana di Palu, Sigi, dan Donggala.
“Ini
sebuah kebanggaan buat kami perwakilan relawan dari MRI Bengkulu bisa berangkat
melihat serta memberikan bantuan korban gempa disana, sebenarnya banyak dari
perwakilan MRI Bengkulu sendiri yang ingin ikut membantu atau menjadi relawan
namun berhubung waktu dan lain hal jadi hanya beberapa saja yang dapat langsung
kesana,” ujarnya.
Lanjut
Deby menambahkan, sangat berharap atas doanya untuk keselamatan kami
semua Relawan ACT- MRI yang berangkat hari ini menuju lokasi.
“Ya kami
sangat mengaharapkan doanya bagi rekan-rekan semua, semoga kedatangan kami
disana dapat memberikan senyuman, serta membantu meringankan penderitaan
saudara-saudara kita yang ada disana. Semoga dengan bantuan ini, kami
bisa memberikan yang terbaik buat kita semua serta mendapat ridho Allah SWT
amin,” tutupnya.
Sementara itu, hal yang sama
juga dilakukan Disdikbud provinsi dengan menyerahkan bantuan berupa uang tunai sebesar Rp
228. 336. 500 serta Mie Instan 20 Dus dan pakaian layak pakai sebanyak 13
karung 4 Dus, diserahkan langsung oleh Sekretaris Disdikbud Provinsi Bengkulu
Putera Rahman bersama rombongan ke bagian Kesra Provinsi Bengkulu.
Bantuan
itu diterima langsung Kepala Biro Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi
Bengkulu Rehal Ikmal didampingi Kasubag Humas Pemprov Bengkulu H. Joni Iddris,
diruang Kabiro Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi Bengkulu, Selasa pagi
(16/10/18).
Sekretaris
Disdikbud Provinsi Bengkulu Putera Rahman mengatakan, bantuan donasi ini
berasal dari seluruh SMA dan SMK se-Provinsi Bengkulu, yang dikumpulkan hanya
dalam kurun waktu beberapa minggu saja.
“Bantuan
ini kita kumpulkan lebih kurang selama dua minggu, dari keluarga besar
Disdikbud Provinsi Bengkulu, yang berasal dari Kepala Sekolah, dewan guru dan
para siswa SMA dan SMK se- Provinsi Bengkulu, guna meringankan beban saudara
kita di Palu, Sigi dan Donggala,” kata Putera Rahman.
Sementara
itu, Kabiro Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi Bengkulu Rehal Ikmal sangat
terimakasih atas nama Gubernur Bengkulu, terhadap upaya yang telah dilakukan
oleh Disdikbud Provinsi Bengkulu tersebut.
Bantuan
dana itu selanjutnya, kata Rehal, akan dikumpulkan menjadi satu dengan hasil
penggalangan dana dari seluruh OPD Provinsi Bengkulu serta suluruh elemen
masyarakat.
“Kita
telah menerima bantuan dana sebesar Rp 228 juta lebih dari keluarga besar
Disdikbud Provinsi untuk korban bencana alam di Palu, Sigi dan Donggala
Sulawesi Tengah. Dana ini nanti kita satukan dengan bantuan dana dari seluruh
OPD Provinsi, dimana sementara ini sudah terkumpul dari beberapa OPD
sebanyak Rp 100 juta lebih,” ujar Rehal.
Ikmal
berharap, seluruh elemen masyarakat dapat bersatu dalam menggalang dana
ini, sesuai dengan arahan Gubernur. Dengan begitu dana yang terkumpul nantinya
dapat lebih bernilai sehingga dapat bermanfaat bagi saudara kita yang sedang
ditimpa bencana tersebut.
Rencananya,
dana yang sudah terkumpul semua itu nantinya akan diserahkan langsung oleh
Gubernur pada minggu ketiga bulan November ini beserta bupati dan walikota ke
Palu Sulawesi Tengah,” tutupnya.(frj)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar