![]() |
| Foto bersama usai kegiatan seminar dan penandatanganan kerjasama anatar Fakultas Ekonomi Unived dengan PT. Zahir Internasional. |
BENGKULU, SH –
Fakultas Ekonomi Universitas Dehasen Bengkulu (UNIVED) menggelar kegiatan
Seminar Nasional Peluang dan Tantangan Akuntan di Era Revolusi Industri 4.0, di
ruang aula gedung Unived, Sabtu pagi (13/10/18). Kegiatan ini menghadirkan
pemilik PT. Zahir Internasional, Adhi Pradita MPd sebagai pembicara.
Dekan Fakultas Ekonomi Unived, Hj
Suwarni SE MM mengatakan bahwa di Provinsi Bengkulu Unived adalah satu-satunya
perguruan tinggi yang menjalin kerjasama dan penggunaan software dalam
pembuatan laporan keuangan yang bekerjasama dengan PT. Zahir Internasional.
Bahkan perangkat digital ini, juga diajarkan dalam perkuliahan sebagai bekal
mahasiswa dalam menghadapi industri 4.0.
“Saya berpesan kepada mahasiswa
khususnya Fakultas Ekonomi Unived untuk senantiasa memanfaatkan kegiatan ini
dengan sebaik baiknya guna bekal untuk menghadapi era industri 4.0,” katanya.
Lebih jauh Suwarni mengatakan bahwa
perkembangan teknologi dewasa ini menuntut adanya perubahan adaptasi di hampir
semua lini kehidupan masyarakat. Tak terkecuali dalam bidang laporan pembukuan.
Hadirnya sebuah teknologi membuat
hal-hal yang tak bisa dilakukan secara manual dalam pembuatan laporan keuangan
menjadi bisa dilakukan secara digital.
“Secara manual mungkin tak bisa
dilakukan. Namun dengan bantuan teknologi secara akuntan hal itu bisa dikerjakan.
Seperti analisa laporan keuangan. Melalui pendekatan teknologi ini mahasiswalah
atau lulusan dari akutansi bisa menganalisa perencanaan keuangan,” terangnya.
Sementara itu pemilik PT. Zahir
Internasional, Adhi Pradita MPd mengatakan bahwa perusahaannya bergerak
dalam bidang penyedia jasa software teknologi akutansi. Tidak hanya bagi
perusahaan tapi juga bagi mahasiswa untuk meningkatkan kompetensi dalam
pelaporan keuangan.
“Dengan aplikasi ini bisa membuat
laporan keuangan menjadi lebih cepat dan tepat. Jadi kapanpun dan dimanapun
bisa menghadirkan laporan keuangan yang real time,” ujar Adhi Pradita.
Selain itu, tandasnya, melalui
pengaplikasian teknologi ini pekerjaan bisa dilakukan dari rumah sendiri
tanpa kita harus bekerja di perusahaan. “Jadi misalnya ada perusahaan yang
butuh laporan keuangan ya udah tinggal dibuat di rumah dan dikirim melalui
email. Nah itulah beberapa jawaban dari tantangan dan peluang di era industri
4.0,” tutupnya. (frj)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar