BENGKULU, SH –
Adanya ambulans yang beralih fungsi untuk mengangkut orang sakit atau korban
kecelakaan menjadi mobil dinas pribadi petinggi Rumah Sakit Umum Daerah M Yunus
(RSMY) Provinsi Bengkulu, ternyata mendapatkan respon yang baik dari Ketua
Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu, Muharamin. “Itu tak masalah ambulans
dijadikan kendaraan dinas, aset negaranya tidak hilang”, jelas Muharamin.
Sementara itu, tanggapan berbeda ditunjukkan salah seorang
praktisi hukum di Provinsi Bengkulu, Acmad Tarmizi Gumay SH, MH. Menurutnya,
peralihan fungsi tersebut merupakan hal yang tidak benar, kecuali telah
mendapatkan izin tertulis dari DPRD Provinsi Bengkulu dan Pemerintah Provinsi
Bengkulu karena hal tersebut telah mencoreng rasa keadilan hukum masyarakat
dalam mendapat pelayanan ambulans. Dan ambulans sejatinya diperuntukan untuk
kepentingan orang banyak, memang dari awal di order untuk itu bukan untuk
kepentingan pribadi.
“Yang benar saja, masa kendaraan yang dari awal
pembeliannya diperuntukan untuk ambulans, untuk kepentingan
masyarakat yang sakit, membutuhkan, dapat dikalahkan untuk kepentingan mobil
dinas pribadi. Apalagi kendaraan itu warnanya dan platnya diganti. Ini
menunjukan ada indikasi yang tidak baik dari sisi hukumnya,” jelas Targum
–sapaan akrabnya. Targum minta pihak Pemprov Bengkulu, DPRD, dan aparat penegak
hukum segera menyelidiki permasalahan ini, karena telah menodai rasa keadilan
masyarakat terlebih lagi eksterior dan interior ambulans pun diganti, bahkan
nomor polisinya pun ditukar.
Berdasarkan hasil investigasi, mobil hitam bernomor polisi
BD 72 yang selama ini digunakan salah seorang petinggi dan sering terparkir di
RSMY, ternyata aslinya merupakan salah satu mobil ambulans yang pengadaannya
pada tahun 2015, sebanyak 2 unit Innova tipe E dan aslinya berwarna putih. Sedangkan,
kendaraan dinas yang asli untuk petinggi RSMY tersebut hingga kini masih berada
di salah satu bengkel di Kota Bengkulu dan membutuhkan biaya perbaikan senilai
Rp 40 Juta, lantaran ringsek usai memakan korban jiwa di Jalan Jenggalu,
Pantai Panjang Bengkulu padaTahun 2015 lalu, dimana mobil tersebut
bertipe sama yakni Innova tipe E dan pengadaannya juga pada tahun 2015.(frj)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar