Minggu, 26 Agustus 2018

Ada Indikasi Korupsi Dibalik Aksi Demo SMPN 3 ?


// Sekda dan Kadis Pendidikan No Comment
Sekda Kota Bengkulu Marjon & Kadis Pendidikan Kota Bengkulu  Rosmayetti
 
BENGKULU, SH - Terkait aksi Demo SMPN 3 Kota Bengkulu kemarin Senin (20/8/18) tentang tidak setujunya para siswa yang menuntut kepala sekolah agar mundur dari jabatannya. Karena diduga banyak anggaran sekolah yang tidak direalisasikan sebagai mana mestinya, kali ini Sekda Kota Bengkulu angkat bicara terkait hal itu.

“Saya tidak intervensi, gimana yang terbaik saja, apabila pemimpin tidak dikehendaki masyarakat ya pemimpin agar sadar diri, karena punya kelemahan dan Dikbud sendiri punya tim untuk menyelesaikannya atau mengevaluasi, jika layak ditarik ke Diknas ya ditarik saja, karena keputusan tersebut ada di Dikbud sendiri,” tegas Marjon seusai mengahadiri lauching GSMS.

Lanjut Marjon mengatakan, ia juga mengusulkan jika masyarakat menghendaki pimpinan maka dipertahankan dan apabila tidak sesuai dengan realisasi, maka diganti. “Saya mengusulkan jika layak diganti ya diganti, jika tidak ya tidak,” katanya. Saat ditanya apakah ada kemungkinan besar untuk diganti? “Itu tergantung tim Dikbud karena disana ada yang menilai, mengawas dan ada pengawas Pembina dan lain-lain,” jelasnya.

Sementara itu Kadis Pendidikan Kota Bengkulu  Rosmayetti menjelaskan, bahwa hari ini timnya turun langsung  ke sekolah guna mengkroscek data disekolah terkait  Aksi demo yang dilakukan serta mencari data lainnya. “Hari ini tim bersama turun langsung guna mengkroscek data dari sekolah, kita juga sudah berkomunikasi dan koordinasi,” jelasnya. Saat ditanya apakah ada indikasi korupsi terkait realisasi anggaran sekolah?
 
“Ya tentunya kami belum bisa menyampaikan, karena kami juga belum mengetahui apakah ada penyelewengan anggaran sekolah ini, tentu butuh data yang riel untuk menyatakan hal tersebut, tim kami akan menginputnya, kita tunggu saja hasilnya,” kata Rosmayetti saat diwawancarai. Rosmayetti menegaskan terkait persoalan ini, kami himbau agar cepat selasai. “Jangan sampai berlarut-larut intinya, jika selesai hari ini, selesaikan hari ini juga,” tegas Rosmayetti.(zul)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar