BENGKULU SELATAN, SH - Pertumbuhan ekonomi kabupaten Bengkulu Selatan selama kurun
waktu 5 Tahun terakhir cenderung melemah. Hal ini terbukti dari 6,17 % pada
Tahun 2013 menjadi 4,6 % pada Tahun 2017. Penurunan pertumbuhan ekonomi terjadi
pada Tahun 2017. Dibanding dengan Tahun 2016 sebesar 5,56 % turun sebesar 0,96
% menjadi 4,6 %.
Bupati Bengkulu
Selatan Dirwan Mahmud dalam sambutannya menyampaikan bahwa dalam kurun 5 Tahun
terakhir perekonomian Kabupaten Bengkulu Selatan mengalami perlambatan. Secara
terperinci pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bengkulu Selatan pada Tahun 2013
sebesar 6,17 %, turun menjadi 5,67 % pada Tahun 2014. Kembali turun ke angka 5,14
% pada Tahun 2015, kembali naik menjadi 5,56 % pada Tahun 2016.
Penurunan tertinggi
sebesar 0,96 % pada Tahun 2017. Namun disisi lain, Bupati menyampaikan bahwa
tingkat kemiskinan di Kabupaten Bengkulu Selatan mengalami penurunan kurun
waktu 2011 hingga 2016 tingkat kemiskinan dan jumlah penduduk miskin
menunjukkan frend fluktuatif. Pada Tahun 2016 jumlah penduduk miskin mencapai
33, 92 % dengan tingkat kemiskinan 22,1 %.
Angka kemiskinan ini
masih cukup tinggi jika dibandingkan dengan tingkat kemiskinan di provinsi
bengkulu sebesar 17 % dan 11% nasional. Tentunya ini menuntut kami untuk
bekerja serius selama 3 Tahun kedepan jelas Dirwan Mahmud. Secara ber turut -
turut tingkat kemiskinan di Kabupaten Bengkulu Selatan periode 5 Tahun
terakhir, 2011 hingga 2016 selalu di atas 20% terang Dirwan. ( Jan )

Tidak ada komentar:
Posting Komentar